Wednesday, December 31, 2008

sebelum terlena...

Sebelum mata terlena
Di buaian malam gelita
Tafakurku di pembaringan
Mengenangkan nasib diri

Yang kerdil lemah dan bersalut dosa
Mampukah ku mengharungi titian sirat nanti
Membawa dosa yang menggunung tinggi
Terkapai ku mencari limpahan hidayahMu

Agar terlerai kesangsian hati ini
Sekadar air mata tak mampu
Membasuhi dosa ini

Sebelum mata terlena
Dengarlah rintihan hati ini
Tuhan beratnya dosaku
Tak daya kupikul sendiri

Hanyalah rahmat dan kasih sayangmu
Yang dapat meringankan hulurkan maghfirahmu
Andainya esok bukan milikku lagi
Dan mata pun ku tak pasti akan terbuka lagi

Sebelum berangkat pergi ke daerah sana
Lepaskan beban ini
Yang mencengkam jiwa dan ragaku

Selimuti diriku
Dengan sutra kasih sayangmu
Agar lena nanti kumimpikan
Syurga yang indah abadi

Pabila ku terjaga
Dapat lagi kurasai
Betapa harumnya
Wangian syurga firdausi.. Oh Ilahi

Di sepertiga malam
Sujudku menghambakan diri
Akan kuteruskan pengabdianku padamu

hijjaz....

Monday, December 29, 2008

SALAM MAAL HIJRAH....

Salam......
hari ini tanggal 29 Dec 2008, semua umat islam gembira menyambut ketibaan tahun baru hijrah...pada tahun ini..ada yg sudah pasang azam baru, ada yg ingin memperbaharui azam lama yg tertangguh....dan ada juga yg tak tahu pun kewujudan hari ini........
jauh nun disana ada segelintir umat islam yg berduka dan menangisi dgn penuh harapan dgn kondisi mereka yg tak pernah berubah....kejadian semalam yg penuh trajik dan menyayat hati sehinggakan mereka sudah resistance dgn pembunuhan kejam yg berlaku di depan mata....... walaupun mereka tahu tahun baru tak menjanjikan apa2 buat mereka.....tapi di sudut hati kecil ,mereka inginkan sekali sebelum mereka syahid menemui Allah saat2 bahagia dan keadaan yg aman seperti di negara kita..... saban tahun mereka mereka menuggu saat itu, tapi hati mereka cekal, kuat bak pahlawan zaman Rasullah , x pernah kenal erti undur melawan durjana yg berlaku setiap hari tanpa kenal erti jemu dan putus asa!!!!!!! subhanallah...............tapi kita......apa yg kita dah buat....apa yg kita dah buat tu bantu mereka......
saya bukanlah arif dlm membincangkan hal ini jadi saya ingin nukilkan kat sini artikel dari UMMU AFFEERA dari generasi group membuat rumusan ttg hal ini..... bacalah dan hayatilah......

[generasi] ~Palestina dan Maal Hijrah~

Palestina dan Maal Hijrah..


Kamu baca mengenai Palestin hari ini? Ambillah masa untuk membacanya seketika di sini. Saya jadi lemah seketika saat membacanya. Dan saya dalam tangisan yang panjang. 230 yang syahid dan 750 lagi yang cedera. Apakah ini perkhabaran yang perlu saya baca di awal muharam ini?

Lantas bicara prof mengingatkan saya kembali tentang Ghazwatul Fikr, tentang serangan pemikiran.

Apa yang terjadi adalah serangan pemikiran. Yahudi sedang mengasak kita dengan peluru yang membenamkan kita ke dalam kelemahan yang panjang. Kita sedang diberitakan dengan kekalahan. Kita diberitahu bahawa kita lemah dan di akhirnya kita mengakui kelemahan itu.

Tidak ! Tidak ! Tidak sesekali kita lemah. Kamu baca AlQuran ? 90% dari Quran adalah penceritaan.

Di dalam AlQuran, Allah bercerita mengenai ujian-ujian yang perlu dilalui oleh sang hero. Tapi di akhirnya hero tetap menang jua. Kisah Nabi Nuh, kisah Nabi Musa, kisah Talut dan Jalut dan banyak lagi kisahnya menjadi bukti buat kita bahawa sang hero PASTI menang. Saya ingat lagi bicara prof. Prof ceritakan juga tentang pemuda di dalam Surah Yassin. Meskipun dia mati di dalam perjuangan, apa yang Allah khabarkan ?

(Setelah ia mati) lalu dikatakan kepadanya,"Masuklah ke dalam Syurga". Ia berkata, "Alangkah baiknya kalau kaumku mengetahui, yentang perkara yang menyebabkan daku diampunkan oleh Tuhanku, serta dijadikannya daku dari orang-orang yang dimuliakan". (Surah Yassin : 26-27)

Allah mengkhabarkan berita gembira jua. Hero tetap menang dan dia dimasukkan ke dalam syurga Allah meskipun dia mati dalam perjuangan. 230 yang syahid itu sudah dimasukkan di syurga Allah.

Kembalillah pada AlQuran yang mengkhabarkan padamu mengenai hakikat kemenangan. Kembalikan dirimu agar ianya dibentuk dengan pemikiran Quran. Bangkitlah dengan AlQuran.

Hari ini di bumi Malaysia sendiri kita diasak kononnya hudud bukan yang terbaik. Semua ini juga adalah serangan pemikiran. Andai kita percaya bahawa ada yang lebih baik dari Islam, kita tewas saat itu juga. Kita yang perlu percaya bahawa Islam menjanjikan segalanya. Bangkitlah ummahku. Kembalikan dirimu di jalan Quran ini. Bebaskan dirimu dari serangan pemikiran ini. Biarkan AlQuran yang membentuk dirimu dan bukan anasir lain.

Berjuanglah…Kita PASTI menang akhiranya meskipun kita mati dalam renta perjuangan yang panjang ini. Salam Maal Hijrah!

------------ --------- --------- --

Gaza, tak kan hangus oleh nafsumu hai Israel yang haus darah!
Gaza, tak kan pernah mati oleh kelicikanmu wahai laknatullah!
Bumi Palestina takkan surut menyeru!, mengguncang! memporak porandakanmu!
Bumi Islam tak kan habis mengikis semangat menggempurmu!

karna mereka adalah pilihan
sebab mereka adalah seruan...
Biarpun kemaren kau bangga telah membunuh 230 mujahid
dan melukai 750 lainnya..
Tak kan ada artinya..
bagi mereka adalah syurga
tetapi bagimu mati adalah disebabkani ketakutan.
Kebanggaan yang hina yang kau propagandakan pada dunia!

Sekali lagi Gaza,
Sekali lagi Palestina!
Sekali lagi kukatakan 'telah jelas yang haq dan yang bathil'

Kayla Sajida, 28 desember 2008


Menjelang tahun baru Islam, umat Islam berduka. Rezim Zionis Israel hari ini, Sabtu (27/12) melakukan serangan besar-besaran ke Jalur Gaza. Rezim penjajah itu mengerahkan pesawat-pesawat tempur jenis F-16 dan helikopter-helikopt er Apache-nya dan membantai warga Gaza yang sudah tak berdaya setelah selama setahun lebih diblokade oleh Israel.

Laporan Press TV menyebutkan, akibat serangan brutal itu, dalam waktu singkat 180 warga Palestina di Gaza gugur syahid dan 800 orang lainnya luka-luka. Cuplikan tayangan televisi memperlihatkan jenazah para korban yang terdiri dari anak-anak, laki-laki dan perempuan bergelimpangan di jalan-jalan Gaza. Radio Hamas melaporkan, diantara korban yang gugur adalah kepala polisi Gaza, Tawfiq Jabber.

Pesawat-pesawat tempur dan helikopter Israel sedikitnya melakukan serangan sebanyak 30 kali secara simultan dengan target sekitar 30 tempat di kota Gaza, yang diklaim Israel sebagai basis Hamas. Selain serangan udara, tank-tank Israel juga mendekati wilayah Jalur Gaza.

Tak peduli rakyat Palestina menjadi korban, otoritas Zionis Israel menyatakan akan terus melakukan serangan Gaza. Juru bicara militer Israel Avi Benayahu mengatakan bahwa serangan hari ini baru awal dari operasi militer ke Gaza, yang merupakan keputusan dari para menteri pertahanan dan keamanan Israel.

"Serangan akan dilakukan beberapa waktu. Kami tidak menentukan sampai kapan serangan ini akan dilancarkan dan kami bertindak berdasarkan situasi di lapangan," kata Avi.

Serangan Zionis Israel sempat membuat panik warga Gaza yang menolak menarik dukungan mereka terhadap Hamas. Sebelumnya, Perdana Menteri Israel Ehud Olmert meminta agar warga Gaza untuk menghentikan tembakan-tembakan mortir Hamas ke wilayah Israel.

Juru Bicara Hamas Fawzi Barhoum mengatakan, Israel melakukan serangan ke Jalur Gaza setelah mendapat restu dari negara-negara sekutunya. Seminggu yang lalu, Israel memang menyatakan akan meminta dukungan internasional agar bisa menyerang Gaza. Israel juga menegaskan akan melakukan berbagai upaya untuk menumbangkan Hamas di Jalur Gaza. Tapi kenyataannya, serangan Israel menyebabkan banyak warga Gaza tak berdosa yang menjadi korban.

Barhoum menyebut serangan itu sebagai pembantaian bukan hanya terhadap anggota Hamas tapi juga terhadap rakyat Palestina. Ia menyesalkan sikap negara-negara Arab yang selama ini buta dan tuli atas penindasan Israel terhadap warga Gaza.

"Serangan ini terjadi karena negara-negara Arab bersikap diam dan karena Israel mendapat lampu hijau dari AS dan Eropa," tukas Barhoum.

Ia menegaskan bahwa Hamas akan membalas serangan Israel ini. "Serangan ini tidak akan melemahkan atau menumbangkan pemerintahan Hamas di Gaza. Semua opsi terbuka untuk merespon serangan ini," tandas Barhoum.

Hal serupa ditegaskan salah satu pemimpin Hamas, Mousa Abu Marzouz. Ia mengatakan, Israel mengarahkan serangannya ke pos-pos polisi dan kantor-kantor di Gaza. Ia menyerukan dunia internasional untuk mengecam serangan Israel.

"Tak seorang pun di dunia ini yang bisa membenarkan agresi Israel ke Gaza. Pasukan Hamas akan membalasnya, pasukan Hamas akan membela rakyat Palestina," tukas Marzouz.

Sementara itu, Presiden Palestina Mahmoud Abbas di Tepi Barat menyatakan mengutuk agresi Israel ke Jalur Gaza. (ln/berbagai sumber).

sumber : eramuslim

------------ --------- --------- --------- -

Gambar Serangan Ke Atas Palestin :

Setidaknya 230 warga Palestina gugur dan 750 lainnya terluka (200 diantaranya terluka serius) di sepanjang Jalur Gaza pada hari Sabtu kemarin (27/12) dalam sebuah aksi teror pengecut yang dilakukan Israel melalui serangan udara. Ini merupakan pembantaian terbesar sejak 41 tahun terakhir.


A Palestinian man cries over the body of his son following an Israeli air strike in Gaza December 27, 2008.


December 27, 2008

After announcements that a decision whether to increase the military attack on the Gaza Strip would be made tomorrow, Sunday, Israeli forces instead launched a major operation today.

The Israelis killed 150 Palestinians with more expected to die. The Israeli government says it is just the beginning.




Bodies of Palestinian Policemen killed in the Israeli airstrike




Bodies of Palestinians are seen at Shifa hospital in Gaza December 27, 2008




Bodies of Palestinian Policemen killed in the Israeli airstrike




In this image taken from APTN video, Palestinian men carry two injured children into hospital after Israeli aircraft struck.




Palestinians lift a wounded woman to a vehicle after Israeli air force attacked Gaza City December 27, 2008.




Palestinians help a wounded man after Israeli air force attacked Gaza City December 27, 2008.




Palestinians transport the body of a Palestinian after Israeli air force attacked Gaza City December 27, 2008.




A Palestinian is rushed to hospital after he was wounded in an Israeli air strike on Gaza City.




A wounded Palestinian woman is rushed into hospital in Gaza City December 27, 2008.




Palestinians help a wounded man after Israeli air force attacked Gaza City December 27, 2008




Bodies of Palestinians are seen at Shifa hospital in Gaza December 27, 2008.




An explosion from an Israeli missile strike in the northern Gaza Strip




Smoke and fire are seen after an Israeli air strike in the northern Gaza Strip December 27, 2008




Palestinians inspects a destroyed Hamas police compounds following an Israeli air strike in Gaza December 27, 2008.




Palestinians inspect the site of an Israeli air strike in Rafah, a town in the southern Gaza Strip.




The leg of a Hamas policeman is seen between the rubbles following an Israeli air strike in Gaza December 27, 2008




Smoke rises after an Israeli bomb exploded in Beit Lahiya in the northern Gaza Strip December 27, 2008.




A Palestinian rescue worker inspects damage on a Hamas police compounds following an Israeli air strike in Gaza December 27




Palestinians inspect the site of an Israeli air strike in the southern town of Rafah.




A Palestinian man cries over the body of his son following an Israeli air strike in Gaza December 27, 2008.




Palestinian medics recover the body of a dead woman from the rubble of a destroyed Hamas police compound following an Israeli air strike in Gaza December 27, 2008



A Hamas policeman asks for help as others try to recover a body from a destroyed Hamas police compounds following an Israeli air strike in Gaza December 27, 2008




A Palestinian Hamas policeman inspects the destroyed former office of Palestinian president Mahmud Abbas.




Bodies of Palestinians are seen at Shifa hospital in Gaza December 27, 2008




Palestinians run for cover following an Israeli missile strike in Rafah, southern Gaza Strip, Saturday, Dec. 27, 2008.(AP)




A wounded Hamas policeman lies on the ground following an Israeli air strike in Gaza December 27, 2008.




The body of a Hamas police officer is transported to hospital in Gaza City December 27, 2008.




Bodies of Palestinians are seen at Shifa hospital in Gaza December 27, 2008




A Palestinian woman wounded in Israeli missile strikes is helped into the emergency area at Shifa hospital in Gaza City, Saturday, Dec. 27, 2008. (AP)




Palestinians gather at the site of a security compound used by the Islamic group Hamas following an Israeli missile strike in Rafah, southern Gaza Strip, Saturday, Dec. 27, 2008.




Bodies of Palestinian Policemen killed in the Israeli airstrike







Allohumma a'izzil muslmiina wal-muslimaat, Allohummanshur mujaahidiina fi kulli makan, Allohumma awshilil 'adzzaba 'alal-kuffaro minal-yahudi wan-nashoro wal-musyrikina wal-murtaddyn

Allohumma afrigh 'alayna shobro waghfirlana min isrofi a'malina wa tsabbit aqdamana fanshurna 'alal-qowmil kafirin wa tawaffana minal-muslimin

Khaybar Khaybar Ya Yahuud, Jaisyu Muhammad Saufa Ya'uud!


Sumber :

http://c4kra. multiply. com/journal/ item/81/Pembanta ian_Gaza_ Dalam_Gambar

http://ayahandaaisy ah.multiply. com/journal/ item/20/Foto- _foto_kekejaman_ Tentara_Israel_ yang_tidak_ berprikemanusian

~HAJERA~

Thursday, December 25, 2008

sekadar renungan

“Barangsiapa yang Allah kehendaki baginya suatu kebaikan, maka Allah memberikan pemahaman agama kepadanya, sesungguhnya ilmu itu (diperoleh) dengan belajar (ta’allum) dan fiqh itu dengan memahami (tafaqquh)”. (H.R. ath- Thabarani)

Friday, December 12, 2008

Adakah taubat kita di terima???


Seorang hakim ditanya: Apakah ada tanda bahawa taubat itu telah diterima? Jawabnya : Ya, ada 4 tanda atau alamatnya iaitu:

  1. Putus hubungan dengan kawan-kawannya yang tidak baik dan bersahabat dengan orang-orang soleh.
  2. Menghentikan semua maksiat dan rajin melakukan ketaatan.
  3. Hilang rasa kesenangan kepada dunia pada hatinya dan selalu ingat akan kesusahan akhirat
  4. Percaya kepada jaminan Allah (SWT) dalam urusan rezekinya lalu menyibukkan diri menunaikan perintah Allah (SWT)

Maka bila terdapat semua sifat itu maka dia termasuk dalam ayat yang bermaksud: “Sesungguhnya Allah (SWT) kasih pada orang yang bertaubat dan kasih pada yang suka bersuci”.

Kemudian dia berhak memperolehi daripada orang lain 4 perkara iaitu:

  1. Mereka cinta kepadanya kerana Allah (SWT) telah cinta kepadanya.
  2. Mereka akan memeliharanya dan selalu mendoakannya.
  3. Mereka lupa terhadap dosa-dosanya yang telah lalu.
  4. Mereka selalu membantu dan mendekatinya.

Manakala Allah (SWT) akan memuliakannya dengan 4 perkara:

  1. Melepaskannya dari dosa sehingga seolah-olah dia tidak pernah berdosa.
  2. Dia dicintai oleh Allah (SWT).
  3. Dia dipelihara dari gangguan syaitan.
  4. Dia diamankan dari rasa takut sebelum keluar daripada dunia ini.

Bila tokoh berbicara........


SAIDINA ABU BAKAR RADHIALLAHU ANHU BERKATA:

Orang yang bakhil itu tidak akan terlepas daripada salah satu daripada 4 sifat yang membinasakan iaitu:

  1. Ia akan mati dan hartanya akan diambil oleh warisnya, lalu dibelanjakan bukan pada tempatnya atau;
  2. Hartanya akan diambil secara paksa oleh penguasa yang zalim atau;
  3. Hartanya menjadi rebutan orang-orang jahat dan akan dipergunakan untuk kejahatan pula atau;
  4. Adakalanya harta itu akan dicuri dan dipergunakan secara berfoya-foya pada jalan yang tidak berguna.

SAIDINA UMAR AL-KHATTAB RADHIALLAHU ANHU BERKATA:

  1. Orang yang banyak ketawa itu kurang wibawanya.
  2. Orang yang suka menghina orang lain, dia juga akan dihina.
  3. Orang yang menyintai akhirat, dunia pasti menyertainya.
  4. Barangsiapa menjaga kehormatan orang lain, pasti kehormatan dirinya akan terjaga.

SAIDINA UTHMAN BIN AFFAN RADHIALLAHU ANHU BERKATA:

Antara tanda-tanda orang yang bijaksana itu ialah:

  1. Hatinya selalu berniat suci.
  2. Lidahnya selalu basah dengan zikrullah.
  3. Kedua matanya menangis kerana penyesalan (terhadap dosa).
  4. Segala perkara dihadapinya dengan sabar dan tabah.
  5. Mengutamakan kehidupan akhirat daripada kehidupan dunia.

SAIDINA ALI KARRAMALLAHU WAJHAH BERKATA:

  1. Tiada solat yang sempurna tanpa jiwa yang khusyu’.
  2. Tiada puasa yang sempurna tanpa mencegah diri daripada perbuatan yang sia-sia.
  3. Tiada kebaikan bagi pembaca al-Qur’an tanpa mengambil pangajaran daripadanya.
  4. Tiada kebaikan bagi orang yang berilmu tanpa memiliki sifat wara’.
  5. Tiada kebaikan mengambil teman tanpa saling sayang-menyayangi.
  6. Nikmat yang paling baik ialah nikmat yang kekal dimiliki.
  7. Doa yang paling sempurna ialah doa yang dilandasi keikhlasan.
  8. Barangsiapa yang banyak bicara, maka banyak pula salahnya, siapa yang banyak salahnya, maka hilanglah harga dirinya, siapa yang hilang harga dirinya, bererti dia tidak wara’, sedang orang yang tidak wara’ itu bererti hatinya mati.

Saturday, November 22, 2008

D.O.A..........macam mana tu???


Salam.....
Dikala aku tengah membelek2 page2 di internet, tiba2 aku terpaut pada satu artikel yg bagiku sudah biasa di baca dan dikabarkan dalam majlis2 ilmu....
tapi hari ni perasaanku lain sikit berbanding di kala hari yg lain bila membacanya.....mesti sahabat2 rasa mcm dah khatam ayat2 kat bawah ni n dah praktikkan setiap apa yg ditulis dibawah ni....tetapi pernah tak sahabat2 terfikir (peringatan untuk diri sebenarnya) yg kita dah melaksanakan perkara2 ni dengan bersungguh2 setiap kali berdoa dan yakin dgn setiap doa yg kita lafazkan dan apa yg dipohon...adakah kita hanya berdoa di kala kesulitan or hanya berdoa bila kita memerlukan sesuatu dariNya....ataupun kita hanya sekadar berdoa untuk memenuhi syarat, berdoa selepas solat dan berdoa hanya seperti melepaskan batuk di tangga........hmmm sahabt2, walaupun entry kali ni simple but saya nak remind diri sendiri n sahabat2 bahawa " Doa kepada Allah dgn penuh kekusyukan dan rendah diri adalah senjata paling TERHEBAT bagi umat Islam".....jadi mengapa tidaknya kita berusaha bersungguh2 dalam menjadikan Doa kita antara Doa yg termakbul.....
~.~.~.~


Doa-doa Yang Makbul:

1. Orang yang terdesak.

2. Orang yang teraniaya/dizalimi.

3. Anak yang berbuat baik terhadap kedua ibubapanya.

4. Doa seorang Muslim yang tidak berbuat zalim & tidak memutuskan silaturrahim.

Tanda-tanda Doa Yang Makbul:

1. Terasa sesuatu yang menakutkan.

2. Menangis tatkala berdoa.

3. Terasa menggeletar.

Cara-cara Berdoa:

1. Bersungguh-sungguh semasa berdoa. Rasulullah s.a.w pernah bersabda:

"Sesungguhnya Allah amat menyukai orang yang bersungguh-sungguh semasa ia berdoa"

2. Menghadirkan diri kpd Allah dengan penuh kekhusyukkan kerana Allah tidak menerima doa dari hati yang lalai.

3. Hendaklah makanan, minuman, pakaian dan sebagainya dari harta yang halal kerana sesungguhnya Allah itu baik & menerima melainkan yang baik belaka.

4. Doa itu bukan bertujuan untuk melakukan dosa, khianat, memutuskan silaturrahim & jangan sesekali memohon SEGERA dimakbulkan doa tersebut.

5. Digalakkan memperbanyakkan menyebut Asmaul Husna, dimulai dengan bertaubat, istighfar, hamdalah serta selawat ke atas Rasulullah s.a.w & para sahabat.

6. Sebelum berdoa, bersedekahlah terlebih dahulu (al-fatihah dan sebagainya).

-HAJERA-

Thursday, November 13, 2008

U.S.R.A.H.K.U....


Salam.....
hari ni aku terkejut dan terlopong bilamana aku menjenguk ke satu group islamik yg ku sangka akan memberi buah fikiran buat sekelian masyarakat....tapi ternyata sangkaanku meleset...tidak kusangka perkara2 yg dibincangkan banyak yg mengelirukan dan agak kasar jika kukatakan boleh menyesatkan ummat... sebenarnya tidaklah semua perkara yg dibincangkan mengelirukan tetapi jika aku berada di dalam golongan yg tidak "paham" ternyata aku sendiri yg akan terjerumus dan mengsahihkan kata2 "mereka" tanpa berfikir kerana semua nya menggunakan logik akal yg tak bertempat.......
aku cuba menguji sahabat2 ni dgn mengpostkan satu issue berkaitan USRAH.....aku cuma ingin tahu apakah yg mereka paham pasal USRAH....tetapi reply yg pertama yg aku dapat mengejutkan diriku......skrg aku berada di kondisi yg selesa untuk berusrah tapi tidak kusangka di luar sana rupa-rupanya ramai yg KECEWA krn content usrah dan naqib/naqibahnya.....aku cuba memahamkan mereka tetapi ilmuku tak cukup untuk menyangkal hujah2 mereka....Alhamdulillah Allah sentiasa berada disisiku membantu di kala senang dan susah.....disaat itulah satu email di postkan kepadaku untuk membantu menyisirkan kekusutan di benakku......jadi di sini aku ingin berkongsi ilmu ini dgn sahabat2 sekalian......

~.~.~.~.~



Entahlah, Inilah Usrahku

“Entahlah…”, ujarnya dengan nada yang hampa, “Ini bukanlah usrah yang pertama aku hadiri, tapi sama sahaja rasanya, hanya sekadar memberi tahu, tidak pula menimbulkan mahu.”

Itu mungkin salah satu skrip dalam drama bersiri “Inilah Usrahku”, hampir setiap minggu ditayangkan…skrip mungkin sahaja tidak berubah…serupa saja…

Pasti sahaja watak-watak dalam drama ini berasa hampa…mungkin juga kecewa…apabila setiap kali “Inilah Usrahku” habis ditayangkan…keluhan itu pasti sahaja kedengaran, “Entahlah….”

Pasti sahaja hampa dan kecewa…watak naqib lakonannya hambar…kostumnya tidak kemas…apatah lagi selalu sahaja lupa skrip…penampilannya nampak kekok sekali…

Mad’u-mad’u pulang dari menonton “Inilah Usrahku”…mengeluh lagi, “Ana bukan apa akhi…naqib ana ni tak basah lah, kering…orang kata, menyuap maklumat bukan memahamkan…”, …balas rakan si ana, “ana ingatkan ana sorang saja yang rasa macam tu, rasa macam usrah ni tak mengubah apapun…tapi entahlah akhi…”

Pulanglah mereka…hampa dan kecewa…kerana si naqib tidak mampu membasahkan…tiada kata-kata yang keramat dari lidah si naqib…menanti kata-kata keramat yang akan mengubah mereka…

Lafaz-lafaz Mentera

Begitulah penantian mereka…menanti kata-kata keramat dari lidah si naqib…kata-kata yang dapat menggegarkan hati…mencairkan keras jiwa…umpama lafaz-lafaz mentera penuh keajaiban…yang dapat mengubah 1001 perkara…yang jelek diperindah…yang derita digembirakan…

Setiapkali usrah, datanglah ia bersama harapan dan tanggapan ini…moga-moga diberikan petunjuk, timbullah rasa keinsafan dan kesedaran…si naqib nanti akan mengetuk hatinya dengan peringatan dan amaran Tuhan…kerana ia ingin berubah…kerana ia inginkan keajaiban kata-kata…

Pasti juga, setiapkali usrah, ia pulang hampa tidak beroleh apa yang dicita…apabila keajaiban tidak terjelma dengan kata-kata…si naqib sekali lagi penat melafazkan kalimah keramat, mentera-mentera ajaib…tetapi nampaknya tidak berkesan lagi…

Pulanglah mereka…hampa dan kecewa…kerana si naqib tidak mampu membasahkan…tiada kata-kata yang keramat dari lidah si naqib…menanti kata-kata keramat yang akan mengubah mereka…

Kembalilah mereka kepada kehidupan asal…kerana kata mereka, “usrah ni tak mengubah apa pun…”… Kembalilah mereka kepada rutin kebiasaan mereka di hadapan kaca TV atau di hadapan skrin computer…hampa dan kecewa…mungkin sahaja satu hari nanti, mereka sudah bosan dengan drama bersiri “Inilah Usrahku”…putus asa dan hilang percaya kepada si naqib kerana tidak mampu melafazkan mentera keramat yang mujarab kepada segala permasalahan…

Begitulah episod “Inilah Usrahku” kali ini…pasti sahaja skripnya berulang…kerana ini adalah drama bersiri…

Keajaiban yang akan Mengubah Kebiasaan

Penganut teori “Perubahan Ajaib” atau “Reformasi Mentera Keramat” pasti menanti sesuatu yang luar biasa untuk mengubah kebiasaan mereka…

Umpama keajaiban kalimah Tuhan dari langit yang diturunkan dengan penuh keajaiban kepada manusia biasa…lantas membawa arus perubahan kepada seluruh manusia…itulah keajaiban sangkaan mereka…

Kita telah mengimani kehebatan Al-Quran semenjak kita melafazkan ikrar kita kepada Tuhan…Dia lah selayaknya disembah…Dia lah sebaik-baik sembahan…

Kita juga telah mengimani kebenaran Rasulullah semenjak kita mengikat janji setia kepada kepimpinannya…

Setinggi-tinggi keimanan kita kepada kehebatan Al-Quran dan Rasulullah membuatkan kita kadangkala bertanya…Kenapa kitab sehebat ini tidak pula dapat mengubah manusia?…Adakah kata-kata rabbani tidak cukup ajaib?

Tengok sahaja di kalangan para sahabat…hanya segelintir sahaja yang benar-benar berubah kerana terpesona dengan keindahan dan kehebatan Al-Quran sepertimana yang berlaku kepada Saidina Umar…selebihnya, majoriti memeluk Islam banyak dipengaruhi faktor keperibadian Rasulullah atau juga kehebatan kuasa Islam apabila mula memenangi peperangan demi peperangan…

Adakah kita masih menanti keajaiban kata-kata?

bersambung…

di petik dari iamismail.wordpress.com

-HAJERA-

Mencari Yang Benar......


Salam ....
saban hari semakin ramai sahabat2 yg terjerumus dalam alam percintaan dunia. Ada yg menggunakan kaedah yg disyariatkan dan ada pula yg tersimpang jauh. ada yg bahagia dan ada pula yg berduka.... tetapi hakikatnya mereka adalah manusia biasa yg punya hati dan perasaan dan juga nafsu yg tak dapat untuk dikawal. Ramai sahabat2 yg sebenarnya dahagakan petunjuk, pemahaman dan teguran serta nasihat dari sahabat2 yg lain supaya memberi panduan serta mengelakkan mereka dari pergi lebih jauh lagi......saya bukanlah org yg arif pasal hal ni hanya ini yg kumampu beri kepada sahabat2.....hayatilah dan fahamilah apa yg hendak disampaikan dalam cerita ni...cerita dipetik daripada
www.iLuvislam.com
~.~.~.~.~
Mana Satu Pilihan Hati
oleh: aisyahhumaira


Saya bertanya kepada emak, “mana satu pilihan hati, orang yang sayangkan kita atau yang kita sayang? ”

Mak jawab, “dua-dua bukan..”

Saya tercengang..Mak mengukir senyuman.

“Pilihan hati mak adalah yang sayangkan kita kerana Allah..” Saya menarik nafas dalam-dalam.

“Macam mana nak tau orang tu sayang kita kerana apa?” Mak diam sekejap berfikir dan kemudian tersenyum.

Rasanya mak dapat menduga apa yang sedang bermain dalam hati anak perempuannya. Mana mungkin saya mampu menyorokkan rahsia hati dari mak sedangkan sekilas saya pun mak mampu membacanya. “Yang paling tahu hanya Allah..” mak merenung dalam-dalam wajah anaknya. “Kerana hanya Allah mampu membaca hati hambaNya.. ” mak menyusun ayat-ayatnya. “Dan keikhlasan kerana Allah itu akan terserlah keberkatannya tanpa perlu sengaja ditonjokan oleh seseorang tu..”

Saya memintas, “Tak faham..”


Mak menyambung “Cinta di dalam jalan Allah.. Bertemu kerana sama-sama mencari redha Allah..” Mak menyambung lagi, “begini, setiap insan yang bergelar manusia telah Allah ciptakan berpasang-pasangan. Rasa ingin dikasihi antara seorang suami dan isteri suatu fitrah. Automatik boleh ada daya tarikan magnet tu..” Wajah saya merah, sedikit cemas jika mak dapat mengesan gelora jiwa muda ini.. Mak menyambung “Setiap manusia telah Allah tetapkan rezeki,jodoh dan maut sejak azali lagi..Persoalannya ialah.. Siapakah jodohnya itu?” mak berhenti seketika. Saya tunduk malu, cuba menyorokkan rasa panas di pipi. Emak buat-buat tidak nampak.


Secret Admire

“Kakak, mak dulu masa besar ada secret admire.. Rajin betul dia hantar surat..Masa tu mak dah tahu yang bercinta sebelum kahwin ni tak halal..Dan masa tu mak tekad tak mahu layan sebab mak takut arwah tokwan kena seksa dalam kubur.. Mak sedar mak anak yatim, anak orang miskin, adik beradik ramai.. Mak nak belajar sungguh-sungguh.. Lama budak tu tunggu mak.. Akhirnya mak bagi kata putus, mak hanya akan membalas cinta dia jika dia sah suami mak.. Dan dia memang bukan jodoh mak, maka tak pernah dia menerima balasan cinta tu.” Mak merenung jauh. Saya merapatkan badan kepada emak, semakin berminat dengan kisah lama mak..

“Mak memang tak ada perasaan lansung pada dia ke?” saya menyoal sambil memandang tajam wajah mak. Emak ketawa kecil. “Walaupun mungkin ada, mak tak pernah bagi peluang pada diri mak untuk mengisytiharkan perasaan tu.. Mak takut pada Allah. Mak bukan seperti rakan sebaya mak yang lain.. Mak, seperti kakak..” mak memandang saya sambil memegang pipi dan dagu saya. Kemudian tangannya mengusap rambut di kepala saya.

“Mak anak ustaz ustazah.. Tapi zaman tu ustaz ustazah nya masih berkebaya pendek dan ketat. Tok wan mak kiyai. Mungkin berkat doa keturunan sebelum ni yang soleh-soleh, hati mak tertarik sangat pada agama walaupun tiada sesiapa yang mendorong.. Bila di sekolah, mak pelajar pertama yang bertudung.. Mak membawa imej agama. Kawan-kawan dan cikgu-cikgu panggil mak dengan gelaran mak Aji.. Sebab zaman tu hujung 70an dan awal 80an tak ramai lagi yang bertudung betul menutup auratnya..Zaman tudung nipis dan nampak jambul. Kemudian kawan-kawan mak sikit-sikit ikut bertudung. Akhirnya kami semua dipanggil di perhimpunan. Kami dimarah guru besar kerana bertudung sedangkan ustazah kami bertudung tapi nampak jambulnya..” emak melemparkan pandangan ke lantai. “Selepas tu ustazah jumpa kami secara persendirian. Ustazah kata dia tak mampu nak pakai seperti kami. Dia suruh kami teruskan..” sambung emak. Ada getar di hujung suara emak. Kisah silam perjuangan emak di sekolah dahulu sikit-sikit emak ceritakan pada saya. Itulah juga salah satu inspirasi kepada saya untuk bangkit semula setiap kali terjatuh ketika berjuang di sekolah dulu.

“Mungkin kerana personaliti mak, mak menjadi tempat rujukan kawan-kawan mak.. Jadi, bila mak nak ambil sesuatu tindakan, mak kena fikir betul-betul sama ada tindakan mak tu akan menyebabkan Allah marah atau tidak. Mak ayah berdosa tak? Dan maruah pembawa agama terjejas tak? Kalau mak membalas cinta si lelaki tadi, bermakna mak sedang menconteng arang di muka-muka pembawa-pembawa agama. Orang akan pandang serong terhadap orang yang bertudung sedangkan kesilapan tu hanya seorang dua yang buat. Besar fitnah akan timbul apabila orang-orang agama mengambil ringan batas syariat duhai anak..” mak menelan air liurnya. Saya diam. Fikiran saya sedang cuba memahami maksud mak saya.


Adakah ia suatu diskriminasi?


“Kakak.. Jatuh cinta perkara biasa. Apabila kita jatuh cinta pada seseorang, itu tandanya ada sesuatu keistimewaan pada seseorang tu. Apatah lagi orang yang kita jatuh cinta tu di atas jalan dakwah ni..Tetapi kita kena ingat.. Kita tak akan dikahwinkan dengan seseorang atas sebab jatuh cinta atau saling cinta mencintai.. Bercouple mungkin.. Tetapi bukan berkahwin.. Kerana kita berkahwin dengan jodoh kita, jodoh yang Allah dah tetapkan sejak azali.. Dan tak mustahil orang yang kita paling benci itulah jodoh kita yang kita akan dikahwinkan dengannya..” Tiba-tiba air mata saya mengalir. Argh! Ego saya kalah bila mendengar hujah emak. Emak meneruskan, “Allah itu Maha Adil.. Dia tak pernah menzalimi hambaNya..Sesungguhnya, yang selalu menzalimi hambaNya ialah diri hamba tu sendiri.. Sebabnyam hamba tu degil. Dia mahukan yang bukan haknya, yang bukan milik dia. Mencintai seseorang tidak semestinya memilikinya.

Dalam Islam, kita dah diajar untuk saling mencintai antara satu sama lain seperti diri sendiri.. Jadi apabila kita mencintai saudara perempuan, kita bebas peluk dia. Tetapi bila dengan lelaki, kita ada batas-batasnya. Orang kafir kata batas-batas ini suatu diskriminasi, tetapi sebenarnya batas-batas syariat itulah yang memelihara kehormatan seorang lelaki dan seorang perempuan. Cuba kakak renungkan, kita mengenali seorang insan yang amat baik, sempurna agamanya dan rajin. Lalu kita jatuh hati padanya. Ditakdirkan jodohnya dengan insan lain, kita pula dengan yang lain.. Tetapi itu tidak bermakna ukhwah antara kita dan dia terputus.. Kita dan dia sama-sama mencari redha Allah.. Kita dan dia masih boleh sama-sama bekerjasama untuk mencari redha Allah.. Perbezaannya, dia halal untuk isterinya sedangkan untuk kita, dia tetap lelaki ajnabi seperti yang awalnya.” emak berhenti seketika..


Bukan luar biasa

Tentu kering tekak emak menerangkan kepada saya persoalan hati ini. “Kakak.. jadi di sini mak nak kakak faham, jatuh cinta bukan perkara luar biasa.Dan berkahwin pun bukan suatu jaminan untuk tak jatuh cinta pada lelaki lain.. Kerana itulah ramai isteri yang curang, suami yang curang.. Ada orang tukar pasangan macam tukar baju. Apa yang penting ialah kita kena perjelaskan pada diri kita supaya setiap kali kita jatuh cinta, jatuh cinta itu kerana kita jatuh cinta kepada Pencipta dia. Kita bagi tau pada diri kita berulang kali yang kita mencintai Allah, kerana itu kita mencintai si dia. Letakkan Allah sebagai sempadan hati kita, segala perkara yang kita cintai dan sayangi termasuk mak abah adalah kerana mencintai Allah.. Dan apabila kita membenci seseorang atau sesuatu, beri tahu pada diri sendiri berulangkali yang kita benci sekian-sekian hal kerana Allah semata-mata.. ”

“Kakak.. Hati kita ni walaupun dalam dada kita sendiri, ia tetap bukan milik kita. Kita tak mampu untuk mengawalnya.. Hanya Allah yang boleh memegangnya.. Sebab tu kita kena dekatkan diri dengan Allah.. Sebab kita nak dia pegang kukuh-kukuh hati kita. Bila dia pelihara dan masuk dalam hati kita, itulah nikmat lazatnnya bercinta. Masa tu biarpun satu dunia menyakiti kita, kita tak rasa sakit sebab kita asyik dengan nikmat bercinta dengan Allah..Bercinta dengan Allah sangat berbeza dari bercinta dengan manusia. Kerana tentulah pegalaman bercinta dengan lelaki kaya,rupawan, sempurna dan bijaksana tak sama rasanya bercinta dengan lelaki miskin, hodoh,cacat dan dungu.. Betapa nikmatnya cinta Allah, hanya mereka yang pernah merasai sahaja yang mampu mengerti. ”


Redha

“Kakak.. Walau siapapun jodoh yang Allah hantarkan untuk kakak, terimalah dengan hati yang redha.. Tak mustahil dia adalah orang yang kita benci. Kalau yang kakak sayang, tak jadi hal lah.. Tapi kalau dapat yang kakak tak nak, lantaran kelemahan yang ada pada dia, ingatlah bahawa dalam diri setiap insan telah Allah ciptakan dengan kelebihan masing-masing. Dan mungkin kakak ada kekuatan yang dapat mengubah si lelaki tadi supaya hidup dia bermakna dan mungkin kakak sahaja yang mampu mencungkil kelebihan yang ada pada dia.. Mungkin juga si lelaki ini ada sesuatu kelebihan yang kakak sangat-sangat perlukan yang satu dunia tak mampu bagi pada kakak.. Alangkah bertuahnya kakak kalau kakak mengerti setiap pemberian Allah dan belajar untuk bersyukur.. ” Sekali lagi berjuraian air mata saya turun. Terasa lemah lutut hendak berdiri.


Emak menarik tubuh saya dan memeluk erat. Pelukan emak sangat-sangat kuat. “Emak dah didik anak emak dari belum lahir untuk mencintai Allah.. Sekarang emak serahkan anak emak yang mak sayang sangat ni pada Allah untuk Dia pelihara..” Emak mengakhiri kata-katanya dengan suara sebak dan air mata yang mengalir ke bahu saya

penyanyi: Saujana

Bertemu cinta Teragung

Di dalam sujudku asyik menyanjung

Umpama pengembara di malam gelita

Tahu cintaNYA menerangi jiwa.Align Center

Sekian lama terbiar

Dalam belantara hidup nan liar

Di bukit ku tersepit

Di lembah terhina

Hidup yg pedih mengajar ku mencari cinta



Ku sangka teguh kiranya masih rapuh

Ku sangka mudah namun amat payah

Ku sedar semua pasti ada akhirnya

moga akhirku diselimut cinta

cinta agungNYA


Sekian lama

Diri terlalai

Kehidupan terabai

Akhirnya aku temui kadamaian abadi
~.~.~.~.~
-HAJERA-

Tuesday, November 4, 2008

HAKIKAT BAHAGIA....


Dulu
aku pernah mengecapi kebahagiaan, bersama-samanya aku leka, menghabiskan masa yang sepatutnya terisi dengan kegiatan yang lebih berfaedah. Walaupun di batasi benua, kami masih dapat mengekalkannya. Sehinggalah, pada suatu hari, di saat hati kami tidak lagi bersatu, bersangka baik dan tolenrasi tidak lagi menjadi pegangan. hati sakit. jiwa pedih.

Dan pada saat kekecewaan itu,
Kau hadir dalam hidup ku. mengetuk pintu hatiku. membawa seribu pengertian. tidak tergambar riangnya hati ini. Baru ku sedar, sudah lama Kau menabur benih kasih sayang terhadap ku. Cuma aku yang dalam ketidak sedaran. Sepanjang perhubungan ini, belum pernah Kau sakitkan hati aku, belum pernah Kau kecewakan aku. Berita-berita gembira yang Kau bawakan sentiasa menceriakan hidupku. Surat-surat cinta Kau layangkan menjadi peneman aku sehari-hari. Tidak pula ku jemu membacanya malah aku sentiasa dalam kerinduan untuk bertemuMu. Dan tidak pula Kau jemu menjagaku, di kala aku kesedihan, Kau kujadikan tempat meluahkan segala pengaduanku.


Di kala aku gembira,
ku tahu Kau bersama aku pada ketika itu. Kita berkongsi kegembiraan bersama. Kau hadiahkan aku teman-teman sejati, teman-teman yang ikhlas dalam perjuangan mereka. Aku hargai pemberian itu, agar aku turut sama berada di landasan mereka. Walaupun masih lagi batasi, namun Kau rapatkan jurang itu, sehingga terasa Kau disampingku. NamaMu menjadi siulanku seharian. Ku tahu Kau sering menguji kasih sayangku, Kau uji kesetiaan ku. Sehinggakan dalam tak sedar aku pula menyakiti hati Kau. Maafkan aku wahai kekasih hati. Tidak mampu ku tandingi kehebatan cinta Kau. Sungguh. Inilah manis kebahagian yang aku nantikan. Aku pasti Kau tidak akan pernah meninggalkan aku. Hanya Kau dan aku.

Kekasihku Allah...


Bahagia itu dari dalam diri
Kesannya zahir rupanya maknawi
Terpendam bagai permata di dasar hati

Bahagia itu ada pada hati
Bertakhta di kerajaan diri
Terbenam bagai mutiara di lautan nurani

Bahagia itu ada di jiwa
Mahkota di singgahsana rasa
Bahagia itu adalah suatu ketenangan

Bila susah tiada gelisah
Bila miskin syukur pada Tuhan
Bila sakit tiada resah di jiwa
Bukankah Tuhan telah berfirman
Ketahuilah dengan mengingati Allah
Jiwa kan menjadi tenang

C/O :
Kebahagiaan itu suatu kesyukuran
Bila kaya jadi insan pemurah
Bila berkuasa amanah
Bila berjaya tidak alpa
Bila sihat tidak lupakan Tuhan

Hakikatnya bahagia itu
Adalah ketenangan
Bila hati mengingati Tuhan

Semua insan kan mengerti
Maksud terseni Ilahi
Itulah zikir yang hakiki

-HAJERA-